Selamat Datang di Blog Bukan Artikel Biasa! Blog tempat membaca Artikel-Artikel Pilihan dan Download Game - Software Gratis!

Mengapa Mata Kita Menjadi Merah?

Kadang-kadang mata kita berubah menjadi merah. Hal ini dapat terjadi ketika sebuah partikel debu masuk ke mata dan menyebabkan iritasi atau bisa terjadi karena infeksi yang dikenal sebagai konjungtivitis, atau yang biasa dikenal sebagai mata merah.

Konjungtivitis adalah suatu peradangan pada konjungtiva (bagian putih mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata). Mata merah atau konjungtivitis ini paling sering disebabkan karena infeksi virus, alergi infeksi dan kadang-kadang infeksi bakteri. Iritasi dari percikan kimia dan masuknya partikel asing di mata dapat juga menjadi penyebab mata merah. Dan pada bayi baru lahir yang paling umum yang menyebabkan mata merah adalah membuka pembuluh air mata tidak sempurna. Penyebab paling umum adalah mata merah infeksi bakteri. Infeksi bakteri sering disebabkan oleh bakteri seperti staphylococcus dan streptococcus. Ini menghasilkan tebal, hijau kuning lengket cairan dari mata dan sering dikaitkan dengan dingin atau sakit tenggorokan. Konjungtivitis bakteri sering diobati dengan antibiotik spektrum luas tetes mata atau salep mata. "Tapi, pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati". Kebersihan pribadi yang baik adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit menyebar.

Viral conjunctivitis sebagai namanya disebabkan oleh virus. Dan mempengaruhi mata. Hal ini sering dikaitkan dengan infeksi saluran pernafasan, dingin atau sakit tenggorokan. Juga menghasilkan lelehan dari mata berair. Hal ini sangat menular. Kondisi memburuk di awal 3 sampai 5 hari dan berangsur-angsur menjadi lebih baik. Ada obat mujarab untuk konjungtivitis virus. Biasanya memakan waktu 3 sampai 4 minggu untuk pulih sepenuhnya. Konjungtivitis alergi disebabkan oleh reaksi alergi terhadap hal-hal seperti tepung sari.

Dalam konjungtivitis alergi pasien sering mengalami rasa gatal, membakar dan merobek rasa sakit di mata. Hal ini terkait dengan bersin berair keluar dari mata dan hidung dan ada juga pembengkakan dari konjungtiva. Konjungtivitis alergi diobati dengan menggunakan kompres dingin dengan non steroid anti inflamasi tetes mata. Baik konjungtivitis bakteri dan virus sangat menular. Mata merah atau konjungtivitis begitu umum sehingga pasien dapat mendiagnosis sendiri tapi selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter mata.

sumber : http://www.scumdoctor.com/Indonesian/disease-prevention/eye-diseases/red-eye/Why-Do-Eyes-Get-Red.html

Mohon Komentarnya yah...


0 comments:

Poskan Komentar